Sabtu, 28 Januari 2012

Isi Renungan Kabar Baik Januari-Februari 2012

KARTU KREDIT
Bacaan: Lukas 15:11-32
”Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya” (Lukas 15:13b).

Mudahnya memiliki kartu kredit membuat orang berlomba-lomba memiliki sebanyak mungkin kartu kredit. Satu orang bisa memiliki 10 kartu kredit, bahkan lebih. Padahal penghasilan mereka tidak menunjang, akibatnya mereka terjerumus ke dalam gaya hidup berfoya-foya. Mereka terlilit hutang, tidak mampu membayar tagihan perbulannya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, memberikan batasan setiap nasabah hanya boleh memiliki paling banyak dua kartu kredit. Selain itu, persyaratan memiliki kartu kredit juga diperketat, hanya nasabah yang memiliki penghasilan Rp3 juta ke atas yang boleh memiliki kartu kredit.
Anak bungsu dalam kisah perumpamaan Tuhan Yesus yang kita baca mencerminkan orang yang hidupnya berfoya-foya. Harta warisan orangtuanya yang sudah diberikan kepadanya, perlahan-lahan habis karena dipakai untuk berfoya-foya. Main perempuan, judi, minum-minuman keras, mentraktir banyak orang, serta semua kenikmatan daging lainnya. Oleh karena terus-menerus mengeluarkan uang, sedangkan pemasukannya tidak ada, maka anak bungsu ini menjadi miskin. Sampai harus makan dari makanan babi. Semua uang dan kekayaannya habis.
Saudaraku, memiliki uang dan membelanjakan uang itu boleh saja. Asalkan harus disesuaikan dengan kemampuan dan pendapatan. Jangan sampai terjerumus dalam dosa hedonisme, yaitu gaya hidup berfoya-foya. Apabila berbelanja di supermarket, belanjalah seperlunya, sesuai kebutuhan. Tidak boleh menuruti semua keinginan kita, harus dibatasi. Biarlah kita senantiasa minta penguasaan diri dari Roh Kudus, agar dapat hidup sederhana, tidak berfoya-foya. (TT)
Penguasaan Diri Penting Agar Tidak Befoya-foya
Doa: Tuhan Yesus, seringkali banyak keinginan yang harus saya beli, tetapi kemampuan keuangan saya terbatas. Mohon penguasaan diri dan berikan hati yang bijaksana untuk mengatur keuangan kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar